Tak Hanya Menahan Haus dan Dahaga, Tetapi Juga Menjadi Tonggak Kebugaran
Berpuasa merupakan salah satu hal yang sangat identik dengan bulan suci Ramadhan. Berpuasa diartikan sebagai fase menahan makan dan minum selama beberapa waktu. Selain sebagai bentuk ibadah, berpuasa juga dapat dilakukan sebagai upaya dalam menjaga kesehatan tubuh. Meskipun terlihat sulit, berpuasa secara rutin dapat memengaruhi sistem kerja tubuh seseorang. Lalu seperti apakah manfaat yang dihadirkan sebab berpuasa tersebut? Simak selengkapnya pada penjelasan berikut!
Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Berpuasa berarti memberikan ruang sekat pada batas waktu mengonsumsi makanan. Selaras dengan pernyataan tersebut, berpuasa juga berarti dapat memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Dengan melakukan puasa secara teratur, sistem pencernaan pun akan lebih baik sehingga fungsi metabolisme tubuh pun menjadi lebih bugar.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa berpuasa mampu meningkatkan metabolisme tubuh melalui adanya peningkatan kadar neurotransmitter norepinefrin. Tak hanya baik bagi metabolisme tubuh, kedua zat tersebut juga dapat berperan dalam proses penurunan berat badan.
Berperan Dalam Proses Detoksifikasi
Detoksifikasi merupakan suatu istilah yang merujuk pada proses pembuangan racun secara alami dari dalam tubuh. Untuk menjaga kesehatan, detoksifikasi menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh tubuh. Berpuasa dapat menjadi upaya yang dilakukan dalam proses detoksifikasi tubuh karena ketika tidak adanya asupan yang diterima, tubuh akan memberikan sinyal kepada sistem pencernaan untuk beristirahat serta melakukan proses detoksifikasi secara alamiah. Proses detoksifikasi pun akan berlangsung lebih efektif ketika puasa dilakukan secara rutin.
Turunkan Resistensi Insulin
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa berpuasa yang dilakukan secara rutin mampu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin. Hal ini disebabkan karena asupan kalori yang diterima tubuh lebih terkontrol dan terkualifikasi dengan lebih teratur.
Resistensi insulin yang terkontrol dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga glukosa yang dialirkan melalui sel darah tubuh akan terkontrol dengan stabil. Selain itu, dengan adanya resistensi insulin, maka tubuh pun dapat terhindar dari adanya risiko penyakit diabetes.
Meningkatkan Kesehatan Jantung
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan tingkat kematian terbesar di seluruh dunia. Penyakit ini kerap berakar dari adanya pola hidup yang tidak sehat. Melansir beberapa penelitian kesehatan, berpuasa bagi kesehatan jantung memberikan dampak yang cukup besar.
Adanya penurunan kadar kolesterol yang terjadi ketika berpuasa menjadi acuan utama dari peran berpuasa bagi kesehatan jantung. Selanjutnya disebutkan pula bahwa menjalani puasa selama 8 minggu dapat mengurangi kadar kolesterol LDL (jahat) dan trigliserida darah sebesar 25 hingga 32 persen. Selain itu, berpuasa juga dapat menurunkan risiko penyakit arteri koroner yang merupakan faktor utama penyakit jantung.
Peningkatan Hormon Pertumbuhan
Human growth hormone (HGH) atau hormon pertumbuhan manusia merupakan salah satu jenis hormon berperan dalam membantu pertumbuhan, metabolisme, penguatan otot yang terjadi di dalam tubuh. Berpuasa yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan di dalam tubuh yang akan berpengaruh pada ketahanan serta imunitas tubuh. Selain itu, kadar hormon pertumbuhan juga akan semakin optimal apabila kadar gula darah dan insulin terkontrol dengan baik.


Komentar
Posting Komentar