Langsung ke konten utama

Selangkah Menuju UTBK, Kenali Tips Mengatasi Burnout Selama Proses Pembelajaran

 Kenali Pengaruh Burnout Dalam Belajar, Terapkan 5 Langkah Mudah

Denpasar, Ritatkala -- Di era globalisasi saat ini, tentu kalian sudah tak asing lagi dengan istilah burnout yang kerap kalian temukan di berbagai media informasi. Menurut Pines dan Aronson (1989), istilah burnout mengacu suatu keadaan individu yang dicerminkan dengan kelelahan secara fisik, emosional, dan mental yang mengarah pada timbulnya rasa jenuh dalam menjalani suatu aktivitas. Burnout kini tak hanya terjadi dalam dunia kerja, tetapi nyatanya burnout juga dapat menyerang kalangan siswa yang tengah menempuh proses pembelajaran. Burnout belajar merupakan akumulasi kejenuhan yang dirasakan oleh individu yang ditandai dengan adanya kelelahan emosional yang dapat merujuk pada menurunnya prestasi diri dalam proses belajar. Lantas, bagaimana langkah yang harus kita terapkan guna mengatasi burnout tersebut? Mari kita simak tips berikut ini.

Tentukan Skala Prioritas

Menentukan skala prioritas dalam proses belajar dapat menjadi salah satu langkah yang dapat diterapkan ketika burnout melanda. Dalam proses pembelajaran, skala prioritas dapat disusun dari materi UTBK yang cukup sulit hingga ke materi yang cukup mudah dikuasai. 

Dengan menyusun skala prioritas dalam proses belajar, kalian akan lebih mudah untuk mengetahui materi apa saja yang sekiranya harus dipelajari terlebih dahulu. Selain itu, dengan adanya skala prioritas kalian tak akan risau dengan alur pembelajaran kalian karena selain efektif, energi yang dikeluarkan juga dapat terakumulasi dengan lebih baik dan teratur. 

Lakukan Aktivitas yang Disukai

Melakukan aktivitas atau hobi yang disukai nyatanya juga dapat menjadi satu cara lainnya untuk mengatasi burnout di sela waktu belajar UTBK kalian lho! Meskipun jadwal belajar yang kalian miliki cukup padat, pastikanlah kalian selalu menyisakan waktu luang untuk melakukan aktivitas yang kalian sukai. Aktivitas yang kalian sukai dapat menjadi sebuah alternatif refreshing untuk melepas penat dari hiruk pikuk pembelajaran yang telah kalian lalui. 

Pahami Potensi dan Kemampuan Diri

Ketika tengah melakukan suatu kegiatan, seseorang akan selalu berusaha untuk memaksimalkan segala kemampuan serta potensi terbaik yang ia miliki. Namun, jika tak dikelola dengan cukup baik, hal tersebut dapat memberikan dampak signifikan bagi diri sendiri. 

Burnout seringkali terjadi karena seseorang cenderung merasa bahwa ia mampu melakukan berbagai hal dengan tanpa mempertimbangkan batas kemampuan yang dimilikinya. Hal tersebut tentu akan memicu terjadinya burnout karena timbulnya perasaan lelah hingga ketidaksesuaian antara kemampuan dengan hal yang dilakukan. Oleh sebab itu, akan sangat penting untuk mengetahui seberapa jauh potensi serta batas kemampuan diri, sehingga hal tersebut tidak akan menjadi boomerang bagi kalian di kemudian hari.

Beristirahat yang Cukup

Di tengah kesibukan dalam mempersiapkan UTBK, istirahat yang cukup juga menjadi langkah selanjutnya dalam upaya mengatasi burnout pada diri sendiri. Meskipun terkesan sederhana, faktanya dengan memiliki waktu istirahat yang cukup, pikiran dan tubuh akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menjalani aktivitas pembelajaran. Tidak hanya itu, istirahat yang cukup juga memiliki andil dalam membentuk konsentrasi diri agar tidak mudah terdistraksi dengan hal-hal di luar kendali. Konsentrasi pikiran tersebut tentunya menjadi poin penting dalam suatu proses pembelajaran guna mencapai hasil yang optimal.

Mencari Motivasi Diri

Kondisi burnout memang kerap kali dikaitkan dengan perasaan jenuh yang bersumber dari  kurangnya motivasi dalam diri seseorang. Jika tidak ditangani, burnout dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kalian yang tentunya akan sangat merugikan bagi diri sendiri. Oleh karena itu, keberadaan motivasi dalam diri hendaknya harus senantiasa ditanamkan karena motivasi dapat berperan dalam meningkatkan minat serta daya tarik dalam melakukan suatu aktivitas seperti juga dengan proses pembelajaran. 

Selain bersumber dari dorongan diri, motivasi juga dapat bersumber dari eksternal individu seperti lingkungan yang positif, alunan musik, rangkaian tulisan, hingga berbagai impian yang kalian dambakan di masa mendatang. 

Kesehatan fisik dan psikis merupakan hal yang juga harus diperhatikan dalam langkah menuju UTBK mendatang. Mengenali dan memahami kemampuan diri sendiri sangatlah penting untuk selalu diterapkan seseorang. Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor yang dapat mengantisipasi terjadinya burnout di kalangan pelajar utamanya para pejuang UTBK. Selain 5 tips tersebut, tentunya juga terdapat begitu banyak tips yang dapat dilakukan dalam upaya mengatasi burnout bagi para pejuang UTBK.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menilik Konsepsi Beoljeon Pada Serial ‘The Glory’ Dalam Dunia Perdukunan Korea Selatan

Korea Selatan turut menjadi bagian dari negara yang melekat pada keberagaman kebudayaan maupun keyakinan yang menjadi penting dalam kehidupan masyarakat. Peradaban Korea dibentuk secara umum oleh kepercayaan Shamanisme, paham ini kemudian mempengaruhi sikap Korea Selatan terhadap agama dan kepercayaan. Hal inilah yang memantik Korea Selatan menjadi salah satu dari negara pluralistik yang tersebar di belahan dunia (Choi, 2007). Drama Korea The Glory 2 Tayang Netflix (10/03/23) Dewasa ini, ritual perdukunan Korea Selatan kerap ditampilkan dalam serial atau drama sebagai salah satu mediator dalam penyampaian pesan kepada publik. Salah satu serial drama Korea yang mengangkat sekelumit kisah mengenai dunia perdukunan Korea adalah ‘The Glory’. Drama yang mengutip perjalanan balas dendam Moon Dong-eun (Song Hye-kyo) ini, nampak menampilkan beberapa potongan scene yang mengarah pada praktik ritual perdukunan Korea. Dalam perwatakan Park Yeon-jin (Lim Ji-yeon), ia diduga kerap pergi kepada duku...

Mengungkap Alasan Dibalik Thailand Sebagai Negara Yang Tak Mengenal Masa Penjajahan

Negeri Gajah Putih Menjadi Negara Yang Tak Kenal Penjajahan? Ini Alasan Dibaliknya! Istilah penjajahan tentu tak asing lagi dalam sejarah perkembangan dunia. Namun, nyatanya hingga saat ini terdapat beberapa negara yang tidak pernah merasakan masa penjajahan. Salah satu negara tersebut adalah Negeri Gajah Putih, Thailand dari kawasan Asia Tenggara. Penasaran dengan alasannya? Yuk kita simak bersama!  Berperan Sebagai Buffer State Faktor pertama yang melatarbelakangi Thailand sebagai negara yang tidak pernah terjajah yakni karena berperan sebagai negara pemisah/penyangga ( buffer state ). Saat itu, negara-negara di sekeliling Thailand merupakan negara yang dijajah oleh Inggris atau Perancis, dua kekuatan besar yang berpotensi bermusuhan. Menyikapi situasi tersebut, Raja Chulalongkorn segera melakukan diplomasi dengan Perancis dan Inggris melalui adopsi teknologi serta kebiasaan Eropa guna melindungi kekuasaan Thailand. Oleh karena itu, diputuskan bahwa Thailand merupakan negara pemi...

Hadirkan Dua Nuansa Kebudayaan, Perpaduan Kebaya dan Hanbok di Pernikahan Maudy Ayunda Jadi Sorotan

Kenakan Busana Adat Jawa, Hingga Hanbok Khas Negeri Ginseng Denpasar, Ritatkala – Kabar bahagia datang dari penyanyi cantik Maudy Ayunda, ia diketahui telah melangsungkan pernikahannya melalui unggahan pribadinya pada Minggu (22/05/22). Alumnus Stanford University tersebut resmi menjadi istri dari Jesse Choi, pria kelahiran Korea yang tumbuh di Amerika.  Aktris cantik Maudy Ayunda kembali mengunggah sorot pandang warganet. Pasalnya, pelantun "Tiba-Tiba Cinta Datang" tersebut mengungkap pernikahannya dengan seorang pria dalam akun media sosial pribadinya.  “ Forever with my best friend. ” , tulis Maudy melalui instagram pribadinya @maudyayunda Maudy Ayunda dan Jesse Choi. (Instagram @maudyayunda) Postingan tersebut sontak diwarnai dengan beragam ucapan hingga doa untuk kedua mempelai. Tak hanya itu, Maudy pun turut mengunggah beberapa foto lainnya mulai dari tahap pre-wedding hingga resepsi pernikahan.  Salah satu foto yang menarik perhatian publik yakni foto di mana Mau...